Hi, ada yang dapat kami bantu?

Checkweigher Industri: Ketika Selisih Berat Menjadi Masalah Produksi

checkweigher industri untuk quality control lini produksi

Bagaimana jika setiap produk yang keluar dari lini produksi memiliki berat yang sedikit berbeda?

Bagi industri dengan volume produksi tinggi, selisih kecil tersebut dapat berubah menjadi masalah besar.

Salah satu contohnya terjadi pada industri yang menggunakan proses filling dan packaging. Ketika produk diisi secara manual atau hanya diperiksa secara sampling, produk yang underweight berisiko lolos ke konsumen. Sebaliknya, produk overweight dapat menyebabkan perusahaan memberikan material lebih banyak dari yang seharusnya.

Case Industri: Quality Control Harus Mengikuti Kecepatan Produksi

Masalah ini semakin kompleks ketika lini produksi berjalan cepat.

Operator tidak mungkin menimbang seluruh produk satu per satu tanpa memperlambat proses. Sampling memang dapat membantu quality control, tetapi tidak memberikan pemeriksaan terhadap setiap unit produk.

Di sinilah checkweigher menjadi relevan.

Minebea Intec, misalnya, mengembangkan Essentus Advanced L sebagai dynamic checkweigher untuk aplikasi seperti pemeriksaan kelengkapan dan monitoring proses filling. Sistem ini juga mendukung konektivitas seperti fieldbus dan OPC UA. (Minebea Intec)

Masalahnya Bukan Sekadar Produk Terlalu Ringan

Ada setidaknya dua risiko.

Underweight: produk tidak memenuhi target berat.

Overweight: perusahaan memberikan material lebih banyak dari target.

Jika terjadi terus-menerus, masalah tersebut dapat memengaruhi kualitas, penggunaan bahan baku, produktivitas, hingga biaya produksi.

Untuk industri makanan, farmasi, kosmetik, chemical, dan manufaktur, kontrol berat menjadi bagian penting dari proses quality control.

Solusinya: Dynamic Checkweighing

Berbeda dengan timbangan biasa, checkweigher bekerja ketika produk bergerak di conveyor.

Alurnya sederhana:

Produk → Timbang → Bandingkan Target → OK / Reject → Data

Produk yang berada di luar batas berat dapat dipisahkan secara otomatis.

Intitek menyediakan solusi product inspection yang mencakup checkweigher untuk kebutuhan inspeksi berat dan quality control di lini produksi.

Baca juga:  Software PRISMA Intitek: Solusi Digital untuk Sistem Penimbangan Industri

Solusi tersebut dapat dikembangkan bersama kebutuhan seperti conveyor, reject system, data recording, dan integrasi sistem.

Kapan Checkweigher Dibutuhkan?

Checkweigher semakin relevan ketika perusahaan menghadapi:

  • volume produksi tinggi;
  • kebutuhan pemeriksaan 100%;
  • masalah underweight atau overweight;
  • proses filling yang tidak konsisten;
  • kebutuhan mengurangi material giveaway;
  • atau kebutuhan traceability.

Untuk kebutuhan yang menggunakan teknologi RADWAG, RADWAG Indonesia juga menyediakan solusi weighing dan automatic weighing untuk kebutuhan industri.

Jadi sebelum memilih checkweigher, pertanyaan yang lebih penting bukan hanya “berapa kapasitas timbangannya?”

Tetapi:

“Apa yang ingin dikontrol dari proses produksi ini?”

Karena sistem weighing yang tepat seharusnya mengikuti kebutuhan proses, bukan sebaliknya.

Jika Anda sedang mengevaluasi proses quality control di lini produksi, solusi product inspection Intitek dapat menjadi salah satu referensi untuk melihat bagaimana weighing dapat ditempatkan dalam proses produksi.

Mulai dari masalah prosesnya, kemudian tentukan sistem yang paling sesuai.

This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.