Indonesia memasuki tahap baru dalam pengembangan energi terbarukan melalui program PLTS 100 GWp.
Pemerintah mencatat potensi investasi untuk realisasi program tersebut mencapai sekitar Rp1.140 triliun. Informasi dari ANTARA mengenai investasi PLTS 100 GWp menyebutkan potensi investasi tersebut mencapai sekitar US$71,3 miliar.
Skala investasi tersebut menunjukkan bahwa peluangnya tidak hanya berada pada perusahaan pembangkit listrik, tetapi juga pada industri pendukung.
Rantai Industri PLTS yang Berpotensi Tumbuh
Pembangunan PLTS dalam skala besar membutuhkan berbagai industri pendukung, seperti:
- Panel surya
- Battery Energy Storage System
- Kabel
- Inverter
- Struktur baja
- Komponen elektronik
- Warehouse
- Logistik
- Konstruksi
- EPC
Ketika aktivitas manufaktur meningkat, kebutuhan terhadap material handling, quality control, inventory, dan pengukuran juga dapat meningkat.
Di sinilah timbangan industri dapat menjadi bagian dari proses pendukung.
Di Mana Timbangan Digunakan dalam Industri Energi?
Timbangan dapat digunakan pada berbagai titik.
Pada warehouse, timbangan dapat membantu memverifikasi material yang datang dan dikirim.
Pada proses produksi, weighing system dapat digunakan untuk memastikan berat atau jumlah material sesuai kebutuhan.
Sementara pada laboratorium quality control, analytical balance dan precision balance dapat digunakan untuk kebutuhan pengukuran dengan tingkat ketelitian tinggi.
Untuk kebutuhan tersebut, RADWAG menyediakan berbagai solusi weighing dan laboratory balance untuk kebutuhan laboratorium maupun industri.
Contoh Sistem Penimbangan pada Industri Pendukung PLTS
Sebuah perusahaan manufaktur komponen energi dapat memiliki proses:
Material datang → Penimbangan → QC → Produksi → Penimbangan → Packing → Pengiriman
Jika setiap proses menghasilkan data digital, perusahaan dapat menggunakannya untuk:
- Inventory
- Quality control
- Traceability
- Production reporting
- Warehouse management
- Pengiriman
Untuk kebutuhan weighing terminal dan integrasi sistem, PresisiTech WT10 dari Intitek dapat digunakan sesuai kebutuhan aplikasi.
Mengapa Weighing System Perlu Direncanakan Sejak Awal?
Ketika kapasitas pabrik meningkat, jumlah titik timbang biasanya ikut bertambah. Jika setiap timbangan berdiri sendiri, data menjadi tersebar.
Karena itu, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan sistem penimbangan sejak tahap engineering.
Hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kapasitas timbang
- Jumlah titik timbang
- Lingkungan kerja
- Kebutuhan traceability
- Kebutuhan integrasi ERP atau MES
- Sistem database
- Quality control
PT Intitek Presisi Integrasi menyediakan sistem dan aplikasi timbangan untuk mendukung kebutuhan digitalisasi proses weighing.
Peluang bagi Industri Pendukung PLTS
Program PLTS 100 GWp berpotensi menciptakan aktivitas baru pada rantai industri pendukung.
Manufaktur panel, baterai, kabel, struktur baja, elektronik, hingga logistik dapat menghadapi peningkatan kebutuhan produksi dan pengelolaan material.
Dalam ekosistem tersebut, timbangan industri, precision balance, dan weighing system dapat membantu perusahaan mengelola material dan proses produksi secara lebih akurat.
Berbagai kebutuhan weighing juga dapat dikonsultasikan melalui TIMBANGAN PAS.
Siapkan Infrastruktur Weighing untuk Pertumbuhan Industri
Program PLTS 100 GWp berpotensi mendorong pertumbuhan berbagai sektor industri pendukung.
Bagi perusahaan yang terlibat dalam manufaktur, warehouse, EPC, atau supply chain energi, sistem penimbangan dapat menjadi bagian penting dalam pengelolaan material dan quality control.
Jika perusahaan Anda sedang mempersiapkan fasilitas produksi atau warehouse baru, konsultasikan kebutuhan weighing dan laboratory equipment bersama Intitek untuk menentukan solusi yang sesuai dengan proses Anda.



